Tampilkan postingan dengan label OSUM UIN Maliki Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OSUM UIN Maliki Malang. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 April 2010

Seminar Etika Profesi di UIN Maliki Malang

0 komentar
Malang - Sebuah trobosan baru dalam dunia pendidikan yang mengkolaborasi antara pengetahuan teknis dengan non teknis, osum uin maliki malang bekerja sama dengan dosen pengampu mata kuliah etika profesi, telah sukses menghelat acara bertemakan "Membentuk Jiwa Muda Beretika Profesional".

acara di mulai pada 08.00 pagi, tepatnya pada hari sabtu 10 April 2010, peserta sangat antusias terhadap acara ini, kemudian pada pukul 08.30 acara secara resmi dibuka oleh skretaris jurusan teknik informatika uin malang, ya... bpk. fatchur, secara resmi membuka kegiatan seminar ini, di hadiri pula bapak. Totok Chamidi, dan tentunya Bapak. Suhartono (pengampu mata kuliah).

Acara sesi pertama di bawakan oleh bapak. Agus Setiawan, beliau menjabarkan materi tentang Etika Profesi , Hukum Komputer, Haki, Perjanjian dan Kontrak. secara detail beliau menerangkan pada peserta seminar, sering canda tawa dilontarkan membuat suasana menjadi hidup.

Sesi kedua dimulai pada jam 11.00, materi ini dibawakan oleh bapak. Novianto, beliau adalah salah satu sesepu dari komunitas blogger surabaya atau yang lebih dikenal TPC(tugupahalawan.com). beliau menjelaskan tentang apa saja kejahatan komputer yang sering terjadi, menambahkan dengan penjelasa UU ITE, sehingga membuat peserta menjadi tahu tentang UU ITE tersebut, yang nantinya di harapkan para peserta dapat lebih berhati-hati dalam berkomentar pada media-media elektronik (misal, status Facebook, email dsb).

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan kenang-kenangan dari pihak UIN malang yang diberikan pada masing-masing pemateri. Semoga dari kegiatan ini dapat menumbuhkan sikap profesional dalam berbagai kegiatan.



materi seminar dapat di download di : klik disini


Rabu, 13 Januari 2010

Model User dalam Model

0 komentar
MODEL USER DALAM DESAIN

Tujuan : Menerangkan beberapa model yang dapat digunakan selama proses desain interface dalam berbagai disiplin ilmu, model sering digunakan dalam proses desain.

Model dapat bersifat:
  • Evaluative (mengevaluasi desain yang ada)
  • Generative (mempunyai kontribusi pada proses desain) pada prakteknya, model yang sering digunakan adalah yang bersifat generative.

MODEL KOGNITIF


Presentasi model kognitif dibagi dalam kategori:
  • • Representasi hirarki tugas (task) user dan struktur goal, formulasi goal dan tugas
  • • Model linguistik dan gramatik Grammar dari translasi artikulasi dan bagaimana pemahamannya oleh user
  • • Model tingkat device dan fisik (artikulasi pada tingkat motorik manusia) artikulasi tingkat motorik manusia dan bukan tingkat pemahaman manusia
  • Hirarki Tugas dan Goal banyak model menggunakan model pemrosesan mental dimana user mencapai goal dengan menemukan sub-goal dengan cara divide-and-conquer. Model yang akan dibahas:

• GOMS(Goals, Operators, Methods and Selections)
• CCT (Cognitive Complexity Theory)

Contoh: Membuat laporan penjualan Buku IMK
Procedure report
Gather data
Find book names
Do keywords search of name database
<>
shift through names & abstracts by hand
<>
search sales database
<>
layout tables and histograms
<>
Write description
<>
Beberapa isu penting :

  • Dimana kita berhenti (dlm mendekomposisi tugas)
  • Dimana kita memulai (analisa pada hirarki goal tertentu)
  • Apa yang harus dilakukan, ketika ada beberapa solusi
  • Apa yang harus dilakukan terhadap error yang terjadi GOMS
  • Goal; goal apa yang ingin dicapai oleh user
  • Operator; level terendah analisa, tindakan dasar yang harus dilakukan user dalam menggunakan sistem Methods; Ada beberapa cara yang dilakukan dimana memisahkan kedalam beberapa subgoals Contoh: pada window manager, perintah CLOSE dapat dilakukan dengan menggunakan popup menu atau hotkey
  • Selection; Pilihan terhadap metode yang ada analisa GOMS umumnya terdiri dari single high-level goal, kemudian didekomposisi menjadi deretan unit task, selanjutnya dapat didekomposisi lagi sampai pada level operator dasar dimana dalam membuat dekomposisi tugas digunakan hierarchical task analysis (HTA). Analisa struktur goal GOMS dapat digunakan untuk mengukur kinerja. kedalaman tumpukan struktur goal dapat digunakan untuk mengestimasi kebutuhan memori jangka-pendek.

Cognitive Complexity Theory (CCT)
  • CCT (Kieras dan Polson) dimulai dengan premis dasar dekomposisi goal dari GOMS dan menyempurnakan model untuk menghasilkan kekuatan yang lebih terprediksi.
  • Deskripsi goal user berdasarkan hirarki goal mirip-GOMS, tetapi diekspresikan terutama menggunakan production rules yang merupakan urutan rules: If kondisi then aksin Dimana kondisi adalah pernyataan tentang isi dari memori kerja. Aksi dapat terdiri satu atau lebih aksi elementary.
Contoh:

Tugas editing menggunakan editor ‘vi’ UNIX.
Tugasnya mengoreksi spasi antar kata.

Production rules CCT:
(SELECT-INSERT-SPACE
IF (AND (TEST-GOAL perform unit task)
(TEST-TEXT task is insert space)
(NOT (TEST-GOAL insert space))
(NOT (TEST-NOTE executing insert space)))
THEN ( (ADD-GOAL insert space)
(ADD-NOTE executing insert space)
(LOOK-TEXT task is at %LINE %COL)))
(INSERT-SPACE-DONE
IF (AND (TEST-GOAL perform unit task)
(TEST-NOTE executing insert space)
(NOT (TEST-GOAL insert space)))
THEN ( (DELETE-NOTE executing insert space)
(DELETE-GOAL perform unit task)
(UNBIND %LINE %COL))
(INSERT SPACE-1
IF (AND (TEST-GOAL insert space)
(NOT (TEST-GOAL move cursor))
(NOT (TEST-CURSOR %LINE %COL)))
THEN ( (ADD-GOAL move cursor to %LINE %COL)))
(INSERT SPACE-2
IF (AND (TEST-GOAL insert space)
(TEST-CURSOR %LINE %COL))
THEN ( (DO-KEYSTROKE ‘I’)
(DO-KEYSTROKE SPACE)
(DO-KEYSTROKE ESC)
(DELETE-GOAL insert space)))
Untuk mengetahui cara kerja rules, anggap user baru saja melihat ketikan
yang salah dan isi dari memori kerja adalah :
(GOAL perform unit task)
(TEXT task is insert space)
(TEXT task is at 5 23)
(CURSOR 8 7)
Isi memori kerja setelah rule SELECT-INSERT-SPACE di fire :
(GOAL perform unit task)
(TEXT task is insert space)
(TEXT task is at 5 23)
(NOTE executing insert space)
(GOAL insert space)
(LINE 5)
(COL 23)
(CURSOR 8 7)

  • Rule dalam CCT dapat digunakan untuk menerangkan fenomena error, tetapi tidak dapat memprediksi Contoh: rule untuk menginsert space tidak mengecek modus editor yang digunakan
  • Semakin banyak production rules dalam CCT semakin sulit suatu interface untuk dipelajari
Problem CCT:
  • Semakin detail deskripsinya, size deskripsi dapat menjadi sangat besar
  • Pemilihan notasi yang digunakan
  • Contoh: pada deskripsi sebelumnya (NOTE executing insert space) hanya digunakan untuk membuat rule INSERT-SPACE-DONE di fire pada waktu yang tepat. Di sini tidak jelas sama sekali signifikansi kognitifnya
  • CCT adalah engineering tool dengan pengukuran singkat learnability dan difficulty digabung dengan dekripsi detail dari user behaviour.

MODEL LINGUISTIK

Interaksi user dengan komputer dapat dipandang dari segi language, beberapa formalisasi model menggunakan konsep ini. Grammar BNF paling sering digunakan untuk melakukan dialog.

Backus-Naur Form (BNF)
Memandang dialog pada level sintaksis, mengabaikan semantik dari bahasa tersebut.
Contoh: Fungsi menggambar garis pada sistem grafik
draw-line
::=
select-line + choose-points + last-point
select-line
::=
position-mouse + CLICK-MOUSE
choose-points
::=
choose-one | choose-one + choose-points
choose-one
::=
position-mouse + CLICK-MOUSE
last-point
::=
position-mouse + DOUBLE-CLICK-MOUSE
position-mouse
::=
empty | MOVE-MOUSE + position-mouse
• Non-terminals (huruf kecil) adalah abstraksi level tinggi dimana dapat
terdiri dari non-terminal lainnya dan terminal dalam format:
name
::=
expression

• Terminals (huruf besar), merepresentasikan level terendah dari user behaviour
• Operator ‘+’ adalah sequence, ‘|’ adalah choice
• Deskripsi BNF dapat dianalisa dengan mengukur jumlah rules dan operatornya
• Pengukuran kompleksitas untuk bahasa secara keseluruhan, BNF dapat digunakan untuk menentukan berapa banyak tindakan dasar yang dibutuhkan dalam tugas tertentu, dan mendapatkan estimasi kasar kesulitan (difficulty) dari tugas

Task-Action Grammar (TAG)

• BNF mengabaikan kelebihan konsistensi dalam struktur language dan dalam menggunakan nama perintah

Contoh:

3 UNIX command:
copy ::=
‘cp’ + filename + filename | ‘cp’ + filename + directory
move ::=
‘mv’ + filename + filename | ‘mv’ + filename + directory
link
::=
‘ln’ + filename + filename | ‘ln’ + filename + directory
BNF tidak dapat membedakan konsistensi dan inkonsistensi command (misal: ln mengambil argumen direktori lebih dahulu). Dengan TAG dapat diatasi dengan mengubah deskripsinya :
File-op [Op] := command-op[Op]+ filename + filename
| command-op[Op] + filename + directory
command-op[Op=copy] := ‘cp’
command-op[Op=move] := ‘mv’
command-op[Op=link]
:= ‘ln’

• TAG mengatasi masalah ini dengan menyertakan parametrized grammar rules untuk konsistensi dan pengetahuan umum user (seperti atas lawan dari bawah) Contoh: Dua command line interface untuk menggerakkan robot di atas lantai

Command interface 1 movement [Direction] := command[Direction] + distance + RETURN
command[Direction=forward]
:=
‘go 395’
command[Direction=backward]
:=
‘go 013’
command[Direction=left]
:=
‘go 712’
command[Direction=right]
:=
‘go 956’
Command interface 2
movement [Direction] := command[Direction] + distance + RETURN
command[Direction=forward]
:=
‘FORWARD’
command[Direction=backward]
:=
‘BACKWARD’
command[Direction=left]
:=
‘LEFT’
command[Direction=right]
:=
‘RIGHT’

Interface kedua lebih komunikatif. TAG menambahkan form khusus known-item yang digunakan untuk menginformasikan ke user bahwa inputnya sudah diketahui secara umum. Interface kedua dapat ditulis ulang sebagai berikut:

Command interface 2
movement [Direction]
:= command[Direction] + distance + RETURN
command[Direction]
:= known-item[Type = word, Direction]
command[Direction=forward]
:=
‘FORWARD’
command[Direction=backward]
:=
‘BACKWARD’
command[Direction=left]
:=
‘LEFT’
command[Direction=right]
:=
‘RIGHT’


MODEL FISIK DAN DEVICE

Keystroke Level Model (KLM)

  • Tugas dapat didekomposisi menjadi dua fase:
  • Akuisisi tugas, ketika user membangun representasi mental dari tugas
  • Execution tugas menggunakan fasilitas sistem
  • KLM hanya memberikan prediksi untuk kegiatan pada tahap berikutnya
  • KLM merupakan bentuk model GOMS tingkat terendah
  • Model mendekomposisi fase eksekusi menjadi operator motor-fisik, operator mental dan operator respons

• K keystroking
• B menekan tombol mouse
• P pointing, menggerakkan mouse (atau sejenis) ke target
• H Homing, perpindahan tangan antar mouse dan keyboard
• D menggambar garis dengan mouse
• M persiapan mental untuk tindakan fisik
• R respon sistem, dapat diabaikan jika user tidak perlu menunggu untuk itu contoh : Mengedit karakter tunggal yang salah

1. memindahkan tangan ke mouse H[mouse]
2. Meletakkan cursor setelah karakter yang salah PB[LEFT]
3. Kembali ke keyboard H[keyboard]
4. Hapus kerakter MK[DELETE]
5. Ketik koreksi K[char]
6. Mereposisi ke insertion point H[mouse]MPB[LEFT]
Waktu yang dibutuhkan:

T
execute
= T
K
+ T
B
+ T
P
+ T
H
+ T
D
+ T
M
+ T
R
= 2t
K
+ 2t
B
+ t
P
+ 3t
H
+ 0 + t
M
+ 0

Three-State Model

Ada berbagai macam device penunjuk yang digunakan selain mouse. Device biasanya dapat dinyatakan equivalen secara logika (dilihat dari level aplikasi), tetapi dilihat dari karakteristik motor-sensor fisiknya berbeda.Oleh karena itu three-state model dibuat untuk mewakili device tersebut

ARSITEKTUR KOGNITIF

Asumsi arsitektural yang mendasari permodelan kognitif Problem Space Model

Dalam ilmu komputer, problem biasanya dijabarkan sebagai pencarian ke setiap state yang memungkinkan dari beberapa state awal ke state goal,keseluruhan state ini berikut transisinya biasa juga disebut state space. Proses pencarian solusi biasanya disebut Problem space. Setelah problem diidentifikasi dan sampai pada solusi (algoritma), programmer kemudian merepresentasikan problem dan algoritma ke dalam bahasa pmrograman yang dapat dieksekusi pada mesin untuk mencapai state yang diinginkan. Interactive Cognitive Sub-systems (ICS)
ICS membentuk sebuah model dari persepsi kognitif dan aksi. ICS memandang user sebagai mesin pemroses informasi. Penekanannya dalam menentukan kemudahan melaksanakan prosedur tindakan tertentu dengan membuatnya lebih mudah dilaksanakan di dalam user itu sendiri. ICS menggunakan dua tradisi psikologi yang berbeda didalam satu arsitektur kognitif. Pertama pendekatan arsitektural dan general-purpose information processing, kedua, karakteristik pendekatan komputasional dan representasional.
Arsitektur ICS dibangun dengan mengkoordinasikan sembilan sub-system yang lebih kecil: lima sub-system periferal yang berkontak langsung secara fisik dan empat adalah sentral, yang menyangkut
pemrosesan mental.


Pendapat Saya:

Apabila saya disuruh mengomentari model user dalam desain, menurut saya desain linguistik merupakan hal yang paling mudah dalam penguasaannya. Karena dalam desain tersebut user dapat mudah memahami, bahasa dalam hal ini merupakan bahasa manusia sehari-hari sehingga user dapat mengaplikasikannya degan mudah. Apabila dibandingkan dengan menggunakan desain user lainnya, setidaknya pembelajarn desain linguistik dapat mudah dipelajari. Dan perlu sebagai catatan bahwa linguistik ini menggunakan bahasa Inggris sebagai media perintah dalam melaksanakan aplikasi atau pekerjaan dalam komputer. Dalam hal ini bahasa Inggris memegang peran yang sangat vital. Sehingga user diharapkan dapat memahami dan menjadikan bahasa Inggris sebagai dasar model user dalam desain.



share

Selasa, 29 Desember 2009

Bagaimana menginstal PostgreSQL di OpenSolaris

0 komentar


Instalasi tidak lurus ke depan sebagai double-klik "setup.exe" pada Windows. Aku meringkas langkah-langkah untuk mendapatkan PostgreSQL 8.3.x menjalankan instalasi pada OpenSolaris 2009,.06. Semua dilakukan dengan menggunakan terminal sesi. Perintah untuk melaksanakan hijau


1. Login atau buka terminal sebagai root user.

2. Pkg install SUNWpostgr-83-server

3. Pkg install SUNWpostgr-83-klien

4. Periksa pckages root @ server: /# pkginfo | grep postg


system      SUNWpostgr-83-client            PostgreSQL client tools
system SUNWpostgr-83-libs PostgreSQL client libraries
system SUNWpostgr-83-server PostgreSQL database server
system SUNWpostgr-83-server-data-root PostgreSQL database server data directories and root components

Catatan untuk sistem 64 Anda perlu untuk menunjuk ke 64 folder di / usr/postgres/8.3/bin)
7. Buat direktori / var / postgres / data (bukan pengaturan default postgres) dan
chown postgres.postgres data
8. Login sebagai postgres, su - postgres
9. Initialize DB: initdb
Hasil mirip




...
Success. You can now start the database server using:

postgres -D /var/postgres/data
or
pg_ctl -D /var/postgres/data -l logfile start

start as postgres user: postgres -D /var/postgres/data &

Instalasi dasar sekarang dilakukan. Berikut beberapa langkah lebih lanjut untuk mengkonfigurasi lebih lanjut atau memulai / menghentikan DB (perfomed sebagai user postgres):


  • Start with ‘pg_ctl start’
  • Stop with ‘pg_ctl start’
  • Check for running instance ‘pg_ctl start’
  • Create a user: ‘createuser myname’
  • Start the psql terminal: ‘psql’
  • Change user password in psql: ‘alter user with password ;”
  • Check port (in psql): ’show port;’
  • Check configured listen addresses (in psql): ’show listen_addresses’
  • Show users (in psql): ‘\du’
  • For detailed configuration look at /var/postgres/data/postgresql.conf
  • For security settings at /var/postgres/data/pg_hba.conf
  • You want to allow a remote address to access. Edit the pg_hba.conf and add:
    Sample
    (one specific IP, change vvv… for your ip address): host all all vvv.yyy.zzz.sss/32 trust
    (Please check the syntax for this config file !!!)

Cara Install Netbeans 6.8 di OpenSolaris

0 komentar
Jika Anda dimanjakan dengan klik ganda Installers dan hampir tidak pernah membuka DOS-Box, Anda mungkin akan mendapatkan beberapa aplikasi ditantang dan berjalan di Linux, Unix atau OpenSolaris. Manajer Paket ini menawarkan pilihan cukup besar aplikasi dan alat yang baru saja Anda pilih dan instal, tetapi beberapa barang membutuhkan beberapa langkah manual, seperti Netbeans.

Prasyarat
- Download Netbeans (
netbeans-6.8-ml-solaris-x86.sh, link di sini)
- Installed JDK (link di sini)

Buat JAVA_HOME dan PATH
- Export JAVA_HOME = / (jdkpath Anda)
- Export PATH = $ PATH: $ JAVA_HOME / bin: $ JAVA_HOME / jre / bin
- Tambahkan terlalu tambahkan ke / etc / profile

Instalasi Netbeans
- Buka terminal sesi sebagai user biasa
- Arahkan ke folder dengan
netbeans-6.8-ml-solaris-x86.sh
- Make it executable chmod + x netbeans-6.8-ml-solaris-x86.sh
- Xhost +
- Ubah ke user root su --
- Export DISPLAY =: 0.0
- Execute Installer ./
netbeans-6.8-ml-solaris-x86.sh
- Istirahat menjelaskan diri dengan standar GUI interaktif installer.

Saya juga menyarankan untuk mengunjungi plugin untuk mendapatkan update terbaru.

IOC Camp 2009

0 komentar



Kali ini saya sedang berada dalam acara IOC Camp 2009, IOC merupakan salah satu komunitas yang tumbuh dan besar di UIN Maliki Malang, kali ini mereka mengadakan acara tepatnya di villa songgoriti, tujuan dari acara ini adalah penyatuan visi dan misi antar sesama anggota.

Jumat, 13 November 2009

Pelatihan CMS

4 komentar


Hai kawan-kawan informatika, kali ini osum uin malang dan komunitas IOC 07 akan ngadakan pelatiaha CMS dengan tema blogging white wordpress...
materi yang akan disampaikan adalah bagaiman memulai blogging, memanagemen, mengatur tema dan yang terakhir siap untuk diposting kan...
dateng dan dukung acara ini ya...

waktu : 08.00 wib
hari/tanggal : sabtu, 21 November 2009
tempat : Lab informatika uin malang

reservasi :
Fajar (OSUM UIN Maliki Malang : 0856 459 456 84)
Eko (IOC 07 : 0857 554 693 24)

Sabtu, 31 Oktober 2009

Laporan Seminar Java dan OpenSolaris at UIN Malang

2 komentar




Acara dimulai pada 28 oktober 2009 jam 08.00 tepat. yang hebatnya lagi peserta mencapai angka 300 peserta lebih!!!!
seluruh peserta datang dan melakukan verifikasi ulang di bagian sekretariat, acara dibuka langsung oleh ketua jurusan. disambung dengan materi pertama tentang pengertian osum. bersamaan dengan itu diselangi acara games dan pembagian goodies untuk para peserta. peserta sangat antusias dalam menanggapi game dan pertanyaan yang diajukan...
materi java disambung dalam materi berikutnya. demo fitur-fitur java terbaru disajikan langsung kepada peserta. acara ini ditutup dengan adanya demo opensolaris, semua fitur didalamnya dikupas tuntas dalam acara ini. harapan acara osum uin malang kedepan adalah adalah membuat acara workshop tentang instalasi opensolaris dalam bulan november 2009.







Minggu, 25 Oktober 2009

Seminar Sun Microsystem di Uin Maliki Malang

0 komentar

segera hadiri seminar Sun Microsystem dalam meramakian acara gebyar ICT 2009।
 
Share