Tampilkan postingan dengan label Logika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Logika. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Maret 2010

Algoritma Sukses (n10=sukses)

0 komentar
Langkah pertama yang saya gunakan adalah

1."memikirkan apa yang berani saya pikrkan"(=n1)

Di antara kita banyak yang ingin sukses, tetapi takut bermimpi, takut mempunyai cita-cita, takut menetapkan target, bahkan takut menetapkan tujuan. Apapun peranan dan posisi, anda harus berani bermimpi meraih puncak prestasi dan kesuksesan.
contoh nyata :
Targetkan Kuliah dengan dengan skill dan IPK Tinggi. Ingatlah, “Kita adalah apa yang kita pikirkan dan laksanakan”.

2.“Inginkan n1”(=n2)

Apabila kita berani berpikir, bahwa kita mampu meraih puncak prestasi dan kesuksesan; kita harus benar-benar menginginkannya. Jika tidak demikian, kita tidak akan mempunyai energi yang besar untuk meraih mimpi kita.

misalnya saya menginginkan sebuah notebook, maka saya akan berusaha mencari tambahan uang saku untuk sedikit demi sedikit dapat membeli benda yang saya pikirkan/inginkan. ini akan membuat diri kita terfokus dalam tujuan.

3.“Putuskan n2”(=n3)

Setelah kita sungguh-sungguh menginginkan apa yang berani kita pikirkan, kita harus membuatlah sebuah keputusan yang pasti untuk kita meraihnya. Inilah awal dari kerja kita menuju kepada tujuan yang sudah kita pikirkan.

misalnya, setelah saya mengininkan suatu spesifikasi notebook, maka saya akan memutuskan merk apa yang akan saya beli, hal ini juga berdasarkan ukuran daya beli saya.

4.“Rencanakan n3”(=n4)

Kita Jangan bertindak tanpa perencanaan, karena hal itu akan membuat kita tidak terfokus pada tujuan akhir. Bertindaklah sesuai dengan perencanaan kita. Buatlah rencana sukses untuk jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, dan mulailah sesegera mungkin, jika semua hal sudah anda putuskan lakukan sekarang juga. tanpa ada penundaan waktu.

5.“Lakukan n4”(=n5)

Orang yang sukses adalah orang yang berani menjalankan rencana suksesnya secara konsisten dan komitmen dan pantang menyerah. Tidak ada bisnis apapun itu yang selalu di atas, tanpa adanya Tantangan dan hambatan. Berbekal perencanaan, orang dapat melangkah dengan fokus. ;)

6.“Yakini n5”(=n6)

Apabila Orang yang memiliki keyakinan kuat terhadap apa yang dilakukannya, pasti lebih besar kemungkinannya untuk berhasil, daripada orang yang tidak memiliki keyakinan. Jika kita meyakini sepenuh hati, bahwa menjalankan pekerjaan yang kita tekuni saat ini akan mengantarkan kita kepada keberhasilan, maka kita pasti sampai ke sana. kembali pada ulasan pada artikel sebelumnya bagaimana cara menimbulkan keyakinan/percaya diri. “Percaya Diri Itu Penting (Seri-3 dari 10 Artikel)”

7.“Perjuangkan n6”(=n7)

Menjadi pengusaha wirausaha muslim Keyakinan saja tidak cukup! Kita harus berjuang sekuat tenaga untuk mencapai tujuan kita.Sampai titik darah penghabisan :B kita harus berjuang dengan berani tanpa pernah takut gagal. Gunakan cara berpikir “serba mungkin” untuk menuju titik sasaran visi yang telah kita tetapkan.

8.“Sukseskan n8”(=9).

Kita jangan melangkah setengah-setengah. Jika kita meyakini dan berani berjuang dengan kesadaran kita, maka kita harus mampu menyukseskan langkah-langkah kita tersebut.

Berusahalah untuk selalu sukses dalam setiap langkah tindakan kita, sekecil apapun itu. karena kebiasaan ini akan membawa dampak signifikan bagi diri kita kelak jika menanggung tanggung jawab yang besar.

9.“Nikmati n9”(=n10)

Setelah kita berhasil meraih visi dan sasaran serta tujuan kita, nikmatilah hasilnya. Kalau diawal perjuangan kita berani bermimpi sukses luar biasa prima, maka kita pantas dan harus menikmati hasil perjuangan kita.

Berikan penghargaan/Reward untuk diri kita karena keberhasilan kita.

10.“Menyadari n10”(n10=sukses)

Orang sukses sejati memahami betul, bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Sukses bisa bersifat sementara dan kadang orang harus berjuang dan berjuang lagi.

Sukses sejati harus didukung oleh kepribadian dan sikap mental positif. Dan sukses sejati juga harus ditopang oleh kehidupan spiritual (keagamaan) yang sangat kokoh.

Rayakan kesuksesan anda dengan penuh kesadaran, jangan berlebihan.

dan selalu ingat kesuksesan yang kita dapat, sebenarnya juga secara langsung dan tidak langsung diperoleh dari lingkungan sekitar(teman, saudara, orang tua, bahkan pesaing kita). jadi apabila kita sudah diatas kesuksesan janganlah kita melupakan mereka karena kesuksesan kita berawal dari diri kita dan bantuan mereka.

Jumat, 15 Januari 2010

Teknik dan Logika Pemrograman

0 komentar
Pengenalan Flowcharts
1.1 Pendahuluan

Flowchart dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Diagram Alir. Dari dua kata ini, maka dapat kita bayangkan bahwa flowchart itu berbentuk diagram yang bentuknya dapat mengalirkan sesuatu. Hal ini memang benar, flowchart memang melukiskan suatu aliran kegiatan dari awal hingga akhir mengenai suatu langkah-langkah dalam penyelesaian suatu masalah. Masalah tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari masalah yang sederhana sampai yang kompleks. Masalah yang kita pelajari tentu saja masalah pemrograman dengan menggunakan komputer, tetapi secara logika dapat kita awali dengan mengamati permasalahan dalam kehidupan sehari-hari kita. Contoh sederhananya adalah masalah membuat secangkir kopi. Dalam membuat secangkir kopi, tentu saja diperlukan langkah-langkah yang berurutan agar hasilnya dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan, yaitu secangkir kopi. Demikian halnya dalam memprogram, diperlukan suatu algoritma (urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis) agar program yang kita buat dapat berjalan dan memberikan hasil yang valid. Nah, untuk merepresentasikan algoritma itulah kita gunakan flowchart.

Flowchart biasanya dipelajari pada saat kita mulai mempelajari pemrograman. Mengapa demikian? Hal ini tak lain karena dengan mempelajari flowchart, kita diharapkan dapat berfikir secara logis, dapat menentukan komponen program (input dan output), serta memahami alur program. Flowchart merupakan teknik yang memudahkan kita dalam memprogram, dalam hal ini memudahkan dalam arti mengantisipasi agar tak ada komponen program yang tertinggal.
Definisi Flowchart

Flowchart adalah representasi grafik dari langkah-langkah yang harus diikuti dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masingmasing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu. Flowchart diawali dengan penerimaan input, pemrosesan input, dan diakhiri dengan penampilan output.

Siklus Input-Proses-Output Penerimaan input, pemrosesan input, dan penampilan output merupakan kegiatan utama yang membentuk siklus dari semua kegiatan yang dilakukan oleh komputer. Siklus ini disebut dengan siklus I-P-O (Input-Proses-Output).


Seperti yang kita tahu, komputer terdiri atas banyak komponen. Kita lihat bagian hardware-nya saja, sudah ada banyak komponen seperti monitor, keyboard, mouse, CPU, printer, scanner, speaker, dsb. Setiap komponen komputer tersebut juga merupakan bagian dari siklus I-P-O. Contohnya komponen yang biasa kita gunakan untuk memasukkan perintah atau data ke dalam komputer adalah keyboard dan mouse, selanjutnya masukan tersebut akan diproses oleh CPU, dan akhirnya akan mengeluarkan hasil eksekusi pada monitor, printer, atau speaker.
1.2 Simbol-simbol Dalam Flowcharts

Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa flowchart terdiri atas sekumpulan simbol dan masing-masing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu. Berikut ini akan dibahas tentang simbol-simbol yang digunakan dalam menyusun flowchart, kegiatan yang diwakili serta aturan main yang diterapkan dalam penggunaan simbol tersebut.

1.2.1 Simbol Input

Simbol input digambarkan dengan bangun jajar genjang. Simbol ini digunakan untuk melambangkan kegiatan penerimaan input. Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan input yang diperlukan pada suatu waktu secara satu per satu maupun secara keseluruhan, tetapi biasanya input yang dimasukkan pada suatu waktu, dituliskan bersamaan secara keseluruhan dengan tujuan efisiensi ruang gambar.

1.2.2 Simbol Proses

Simbol proses digambarkan dengan bangun persegi panjang. Simbol ini digunakan untuk melambangkan kegiatan pemrosesan input. Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan operasi-operasi yang dikenakan pada input, maupun operasi lainnya. Sama seperti aturan pada simbol input, penulisan dapat dilakukan secara satu per satu maupun secara keseluruhan.

1.2.3 Simbol Output

Simbol output digambarkan dengan bangun seperti Gambar 4. Simbol ini digunakan untuk melambangkan kegiatan penampilan output. Dalam simbol ini, kita dapat menuliskan semua output yang harus ditampilkan oleh program. Sama seperti aturan pada dua simbol sebelumnya, penulisan dapat dilakukan secara satu per satu maupun secara keseluruhan.

1.2.4 Simbol Percabangan

Simbol percabangan digambarkan dengan bangun belah ketupat. Simbol ini digunakan untuk melambangkan percabangan, yaitu pemeriksaan terhadap suatu kondisi. Dalam simbol ini, kita menuliskan keadaan yang harus dipenuhi. Hasil dari pemeriksaan dalam simbol ini adalah YES atau NO. Jika pemeriksaan menghasilkan keadaan benar, maka jalur yang harus dipilih adalah jalur yang berlabel Yes, sedangkan jika pemeriksaan menghasilkan keadaan salah, maka jalur yang harus dipilih adalah jalur yang berlabel No. Berbeda dengan aturan pada tiga simbol sebelumnya, penulisan keadaan dilakukan secara satu per satu.

download lengkapnya klik disini
 
Share